|
Apakah yang di maksud sekolah Hijau?
Pengertian hijau di sini bukan sekolah yang di cat temboknya berwarna
hijau, atau sekolah yang banyak tanamannya bahkan bukan sekolah yang
menggunakan seragam serba hijau, namun identitas hijau di sini merupakan
gerakan untuk menerapkan konsep pengelolaan,pelestarian dan perlindungan
terhadap lingkungan khususnya kawasan sekolah dan sekitarnya.
Tujuannya apa Sekolah Hijau ?
Sekolah yang menggunakan pendekatan belajar belajarnya dengan konsep
pengelolaan terhadap lingkungan maka :
1. Menjadikan suasana kegiatan belajar mengajar yang nyaman.
2. Meningkatkan kesehatan bagi seluruh warga sekolah.
3. Membangun karakter siswa cinta terhadap lingkungan.
4. Sumber pembelajaran yang nantinya dapat di lakukan penerapannya di
rumah siswa masing-masing.
5. Mendorong percepatan gerakan mitigasi dan adaptasi terhadap perubahan
iklim.
6. Lingkungan sekolah terlihat bersih,hijau dan enak di pandang sehingga
siapapun betah / tinggal berlama-lama di sekolah.
Ciri-ciri sekolah Hijau :
1. Sekolahan bersih,hijau,sehat dan menyenangkan
2. Memiliki peraturan dan kebijakan menyangkut masalah lingkungan (
misalnya tentang sampah,effisiensi air,energi, kantin,dll)
3. Memiliki sarana dan prasarana yang memadai seperti :ruang pembibitan,
alat kebersihan /sapu dll, tempat sampah terpilah, komposter ( sarana
pengelola sampah organik ), Lubang Biopori (untuk resapan dan pengolah sampah
organik ) dan lainnya.
4. Memiliki program kegiatan yang reguler baik jangka pendek,menengah dan
panjang.
5. Memiliki pedoman pembelajaran siswa terkait pengelolaan lingkungan
baik secara monolitik maupun terintegrasi.
6. Memiliki sumberdaya manusia ( Kepala sekolah,guru,staf, dan komite )
yang memiliki keahlian di bidang pendidikan lingkungan hidup, setidaknya
pernah dan selalu melakukan pelatihan atau bimbingan tehnis yang
berkesinambungan di tandai sertifikat kegiatan.
7. Memiliki perencanaan anggaran pelaksanaan kegiatan pengelolaan
lingkungan baik dalam mengembangkan kapasitas guru dan siswa maupun terhadap
kelengkapan sarana prasarana sekolah.
8. Memiliki Sekretariat khusus yang di dalamnya ada tim pengelola
kegiatan hingga penugasan untuk pendokumentasian menyeluruh.
Bagaimana Caranya menuju sekolah Hijau ?
Sangat mudah jawabnya, karena hampir di setiap sekolah telah memiliki
kegiatan pengelolaan lingkungan sekolah karena hampir setiap tahun
sekolah memiliki agenda penyusunan RAKS ( Rencana Anggaran Kegiatan Sekolah
). di mana telah terdapat temuan-temuan yang menyangkut
pemeliharaan,pengadaan dan kebutuhan yang di identifikasi sebagai usulan
kepada panitia/tim sekolah.
Misalkan :
1. Ada permasalahan genangan air maka ada usulan perbaikan sanitasi di
lingkungan sekolah.
2. Sering terjadi pemadaman listrik akibat terlalu besar beban sehingga
ada rencana penambahan daya atau di temukan solusi lain?
3. Siswa terkena penyakit DB sehingga sering di galakkan kebersihan
lingkungan , maka di jadwal kegiatan kebersihan di sekolah?
4. Pengambilan sampah dari dinas terkait sering terlambat atau petugas
yang sering membuang sampah selalu absen sehingga sampah menumpuk maka ada
usulan untuk mengelola sampah di dalam sekolah seperti dengan komposter atau
dengan metoda komunal lainnya bahkan menerapkan sistem bank sampah guna mengelola
sampah an organiknya.
Dan masih banyak usulan maupun contoh-contoh yang menjadi kebutuhan
sekolah menyangkut kegiatan lingkungan. karena keawaman tentang management
sekolah hijau maka tidak pernah alokasi penganggarana tersebut di buat khusus
melainkan masih bercampur dengan kegiatan lainnya.
Setelah di identifikasi temuan permasalahan dan perencanaan kegiatan
sekolah maka akan di cermati kembali apakah tiap temuan tersebut dapat di
laksanakan agar tujuan dari perencanaan program berhasil sesuai dengan
tujuannya. untuk itu sekolah memiliki startegi untuk mengangkat program
tersebut menjadi bagian pembelajaran kepada siswa sehingga harapannya siswa
mampu melaksanakan dengan penuh kesadaran di sekolah bahkan siswa akan
terbiasa melakukan di mana saja termasuk di rumah.
Kapan sebaiknya mulai di bangun sekolah Hijau ?
Setiap saat, atau sangat ideal di mulai saat tahun pelajaran baru.
sehingga sekolah tidak akan merasa kesulitan dalam melaksanakan kegiatan dan
kebutuhan penggarannya.
Apabila sekolah memiliki komitmen di pertengahan tahun pelajaran maka
akan di lakukan penyesuaian kegiatan-kegiatan pra/sebelum program sekolah
hijau di laksanakan, mulai dengan melakukan identifikasi masalah lingkungan ,
tim yang akan terlibat, metoda pelaksanaan , penggaran dan lain-lainya
termasuk upaya mengintegrasian dalam mata pelajaran ataupun membuat
kegiatan ektrakurikuler yang berkesinambungan .
|
bagus sekali.terima kasih yaa
BalasHapus