Sabtu, 23 April 2016

Feature

Penanaman Banyak Pohon Demi Keteduhan dan Kesejukan


Barang siapa yang menanam pohon dialah yang membangun kehidupan manusia, kata Bapak Drs.Sri Koentoro, selaku guru PKN dan pengelola lingkungan SMPN 3 Pati. Kata-kata Bapak Sri Koentoro ini, sangat cocok dengan kondisi lingkungan SMPN 3 Pati sekarang. Seiring perkembangan lingkungan yang dahulunya masih banyak pepohonan sehingga udara menjadi sejuk, sampai saat ini yang telah berubah menjadi gedung gedung yang menghabiskan banyak pohon, SMPN 3 Pati ingin agar wilayah sekolahnya sejuk dengan menanam dan melestarikan berbagai macam  pohon.
Jerih payah seluruh warga sekolah SMPN 3 Pati kini telah membuahkan hasil. Saat ini SMPN 3 Pati memiliki pohon yang berjumlah lebih dari 500 pohon, dimana sejumlah kurang lebih 150 pohon tersebut berdiameter lebih dari 50 cm. Selain jumlah pohon yang sudah ada, SMPN 3 Pati berusaha menambah jumlah pohon dengan program satu orang satu pohon, pembangunan green house, dan lain-lain.

 Menurut Ibu Tumi, S.Pd yang telah menghitung jumlah tumbuhan SMPN 3 Pati, program program tersebut membuahkan hasil yang luar biasa. Program itu, memberikan kesejukan, dan keteduhan bagi penghuninya.
Namun, dengan banyaknya tumbuhan di SMPN 3 Pati menyebabkan saat musim hujan tiba banyak ulat dan nyamuk di pohon-pohon. Sebaliknya, disaat musim kemarau tiba, banyak semut yang berada di pohon pohon sehingga saat siswa sedang menyapu di bawah pohon atau sekitarnya akan digigit semut. 
Masalah tersebut berusaha diatasi oleh SMPN 3 Pati dengan cara mengadakan kegiatan kebersihan setiap hari sabtu selama satu jam pelajaran tepatnya 40 menit. Selain upaya itu, SMPN 3 Pati juga mewajibkan siswanya untuk mengambil minimal 5 buah sampah sebelum meninggalkan lingkungan sekolah dan dibuang ke tempat sampah.
Meskipun banyak terdapat masalah yang muncul akibat banyaknya pepohonan, SMPN 3 Pati tetap berusaha mengatasinya dengan meningkatkan berbagai program dan berusaha untuk tidak mengurangi jumlah pohon. Hal ini dikarenakan karena pohon mendukung terjadinya siklus pergantian oksigen.

Siklus oksigen dapat terjadi dengan bantuan makhluk hidup. Tumbuhan menyerap karbon dioksida untuk berfotosintesis dan menghasilkan oksigen yang dapat dihirup manusia. Tanpa adanya oksigen, tentunya hewan dan manusia tidak bisa hidup. Pernyataan yang diungkapkan oleh Della siswi SMPN 3 Pati.

          Penyataan yang diungkapkan Della tersebut terbukti kebenarannya. Karena lingkungan sekolah SMPN 3 Pati sangat sejuk dan teduh akibat banyaknya jumlah pepohonan. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar